Laman

Pendidikan formal dan non formal

Sukesnya kehidupan seseorang tidak terlepas dari pendidikan formal dan non formal yang mereka tempuh selama hidupnya. Walau kadang ada juga yang bilang seseorang yang karena dilahirkan memang sudah kaya raya, tetapi bagaimanapun juga kedua jalur pendidikan ini sangat berpengaruh dalam menentukan karakter dan berfikir seseorang.

Perbedaan dan pengertian jenis pendidikan ini perlu diklarifikasi lebih dahulu. Pendidikan formal adalah pendidikan yang ditempuh melalui jalur sekolah, dimana pada jalur ini mempunyai jenjang pendidikan. Contoh pendidikan ini mulai dari SD, SMP,SMU dan seterusnya.
Sedangkan pendidikan non formal adalah pendidikan yang tidak di dapat pada jalur formal seperti kursus keterampilan tertentu. Ciri-ciri pendidikan ini seperti kursus musik, menjahit, montir mobil, pendidikan anak usia dini, dan sebagainya. Hal ini tentu saja terlaksana dengan banyaknya lembaga pendidikan yang muncul baik yang berbayar bahkan ada juga yang gratis.

Selain kedua jenis pendidikan tersebut diatas itu ada juga yang mengkategorikan dengan pendidikan informal. Pendidikan ini merupakan pendidikan yang didapat seumur hidup, yang merupakan ruang lingkup yang lebih luas sehingga setiap orang yang memperoleh keterampilan, pandangan hidup, sehingga membentuk karakter seseorang itu.

Untuk itu membimbing anak sejak usia dini perlu di buat konsep pendidikan serta ruang lingkup yang jelas untuk menentukan masa depan anak. Sebaiknya orang tua juga tidak memaksakan kehendak mereka kepada anak-anak tersebut, tetapi disesuaikan dengan kemampuan si anak.

Bagaimanapun juga pendidikan yang akan ditempuh anak-anak pada usia dini secara keseluruhan merupakan sebuah sistem yang harus tertata dengan benar, agar anak-anak bisa berkembang secara maksimal sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing.

Berbagai makalah tentang pendidikan serta seminar-seminar telah banyak membahas tentang masalah ini. Begitu juga dengan direktorat jendral pendidikan anak usia dini telah memberikan arahan dengan jelas untuk pembinaan anak-anak sejak usia dini. Mereka juga memberikan tugas pokok, serta bimbingan teknis dan juga mengevaluasi bidang PAUD tersebut.

Kualitas tenaga kerja kita sangat ditentukan oleh jalur semua jalur pendidikan ini, termasuk tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Kualitas tenaga kerja Indonesia di luar negeri selalu kalah dengan negara lain salah satu penyebab adalah rendahnya pendidikan serta ketrampilan yang dimiliki. Jelas bahwa manfaat pendidikan baik yang formal maupun non formal sangat menentukan kualitas bagi tenaga kerja kita.

Jadi jelaslah bahwa hubungan fungsi pendidikan sangat vital saat ini untuk membentuk manusia-manusia Indonesia yang berkualitas agar kita dapat bersaing secara global. Sebaiknya anggaran pendidikan sebesar 20 % dari belanja negara diperuntukkan untuk pendidikan. Sampai saat ini belum terasa yang tampak dilapangan, justru yang kita lihat adalah biaya pendidikan semakin mahal dan slogan-slogan pendidikan murah dan gratis hanya masih sebatas wacaha menjelang pemilu atau pemilukada.



comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan comment sesuai dengan topik. Boleh dengan teks jangkar tetapi blog/website mengenai asuransi (pendidikan)